NUSANTARAKITA.ID – Suasana Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Komisariat Ibnu Sina Malang, Kamis siang (27/11/2025), berlangsung hangat dan penuh antusias. Muhammad Syamsul Arifin. Zrt, atau yang akrab disapa Bang Syam, hadir sebagai pemateri Ahlussunnah Wal Jama’ah dan memberikan arahan strategis kepada para kader baru.
Di hadapan puluhan peserta, Bang Syam menegaskan bahwa kader PMII harus memegang teguh tiga mandat besar organisasi: mandat keagamaan, mandat keintelektualan, dan mandat kebangsaan.
“PMII tidak hanya melahirkan aktivis, tapi penjaga nilai. Mandat keagamaan berarti kita menjaga dan menjadi benteng Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. Mandat keintelektualan menuntut kita memperbanyak pengetahuan karena kita memegang identitas kemahasiswaan. Dan mandat kebangsaan berarti menjaga keutuhan NKRI dengan penuh kesadaran dan pengabdian,” tegas Bang Syam di hadapan peserta MAPABA.
Kehadiran Bang Syam di kampus Ibnu Sina bukan sekadar memberi materi. Ia mengaku memiliki beban moral dalam proses pembinaan PMII di kampus tersebut. Hal itu tak lepas dari perannya sebagai Deklarator PMII Komisariat Ibnu Sina pada tahun 2013, ketika ia masih menjabat sebagai Ketua Umum PC PMII Kabupaten Malang periode 2012–2014.
“Saya punya ikatan sejarah dengan komisariat ini. Karena itu saya merasa berkewajiban ikut menjaga dan mengawal kaderisasi PMII di Ibnu Sina agar terus berjalan sesuai nilai dan tradisi organisasi,” ujarnya.
Penyampaian materi berlangsung dinamis dengan diskusi dua arah. Para peserta MAPABA terlihat sangat antusias, beberapa di antaranya aktif bertanya mengenai konsep Aswaja dan peran kader PMII dalam kehidupan sosial–keagamaan dan kebangsaan.
Kegiatan MAPABA diakhiri dengan pesan motivasi dari Bang Syam agar seluruh kader baru terus mengasah diri dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan organisasi.
*) Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Nusantarakita.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp “Nusantarakita,id“, dengan cara klik kemudian ikuti.







