Scroll untuk baca artikel
Berita

Pembagian Pupuk Organik Padat (POP) Dari Limbah Kotoran Sapi dan Kambing kepada Warga Gondang oleh Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA

97
×

Pembagian Pupuk Organik Padat (POP) Dari Limbah Kotoran Sapi dan Kambing kepada Warga Gondang oleh Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA

Sebarkan artikel ini
Pembagian Pupuk Organik Padat (POP) Dari Limbah Kotoran Sapi dan Kambing kepada Warga Gondang oleh Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA

NUSANTARAKITA.ID – Dusun Gondang menjadi saksi sebuah acara yang sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA telah mengadakan acara pembagian Pupuk Organik Padat (POP) yang berasal dari limbah kotoran sapi dan kambing Pada tanggal 18 Maret 2024.

Acara ini berlangsung mulai pukul 10.30 dan berakhir setelah semua pupuk berhasil dibagikan.

Pupuk Organik Padat atau yang biasa kita kenal dengan kompos, merupakan hasil dari pengolahan limbah kotoran sapi dan kambing. Proses ini tidak hanya membantu dalam mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan pupuk berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Baca Juga :   Mempererat Tali Silaturahmi, DPC PKB Kabupaten Malang Gelar Buka Bersama dengan PCNU

Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA telah bekerja keras dalam mengolah limbah kotoran ini menjadi pupuk organik. Mereka telah memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang ini untuk menciptakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Acara pembagian pupuk ini telah mendapatkan sambutan yang hangat dari warga Dusun Gondang. Mereka sangat menghargai upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka dengan pupuk organik ini.

Baca Juga :   14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan manfaat dari pupuk organik. Diharapkan, melalui acara ini, masyarakat dapat lebih memahami cara mengelola limbah secara efektif dan memanfaatkannya untuk kepentingan mereka.

Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat mampu mengelola limbah kotoran sapi dan kambing menjadi pupuk organik yang kemudian diaplikasikan secara langsung untuk lahan pertanian.

Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA berharap bahwa acara ini dapat menjadi langkah awal dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka secara maksimal.

Baca Juga :   Melestarikan Warisan Leluhur, Warga Desa Gondang Gelar Kesenian Bantengan bersama KSM-T UNISMA

Acara pembagian pupuk ini merupakan bukti nyata dari dedikasi dan komitmen Mahasiswa Kelompok 25 KSM-T UNISMA dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Mereka berharap bahwa inisiatif ini dapat diadopsi dan diterapkan di tempat lain untuk menciptakan dampak yang lebih luas.

 

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Nusantarakita.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp “Nusantarakita,id“, dengan cara klik  kemudian ikuti.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *