Ranting NU Sumberjaya Apresiasi Pelantikan MWC NU Gondanglegi

  • Bagikan
Ranting NU Sumberjaya Apresiasi Pelantikan MWC NU Gondanglegi
Foto : Syamsul Arifin zrt Sekretaris Tanfidziyah Ranting NU Sumberjaya bersama Banser

NUSANTARAKITA.ID – Malang, Momen pelantikan MWC NU Gondanglegi pada Rabu (13/10/2021) menjadi ajang silaturrahmi Pengurus dan Kader NU se Kecamatan Gondanglegi Malang.

Dalam acara Pelantikan MWC NU Gondanglegi ini dihadiri oleh seluruh pengurus NU Ranting mulai Syuriyah hingga jajaran tanfidziyah NU se Gondanglegi tidak terkecuali keluarga besar NU Ranting Sumberjaya.

Dalam apresiasinya NU Sumberjaya melalui sekretaris tanfidziyah sangat mengapresiasi perhelatan pelantikan ini sekaligus menegaskan tantangan NU ke depan.

“Kami sebagai pengurus NU Ranting Sumberjaya mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus MWC NU Gondanglegi semoga amanah dalam menjalankan roda organisasi NU dalam satu periode ke depan” ucapnya

Dari hasil wawancara di sela-sela acara, sekretaris Tanfidziyah NU Sumberjaya menyebutkan harapan dan tantangan-tantangan NU ke depan, sebagai wadah jam’iyah ahlussunnah waljama’ah

“Seusai dilantik kami sangat berharap kepada pengurus NU Gondanglegi ini agar tetap melakukan gerakan ideologisasi keNUan” tegasnya

Baca Juga : Keripik Tempe Kriuk, Inspirasi Usaha Kala Pandemi

Lebih lanjut Sekretari NU yang juga Tenaga Ahli DPR RI ini menyebutkan alasan digalakkannya ideologisasi NU.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan menjadi kehawatiran adalah punahnya NU secara subtansial, dalam arti NU menjadi mayoritas secara kuantitas, namun tidak secara otomatis secara subtansi”

“Kami menyebut begini, secara amaliyah dan ubudiyah boleh jadi dia sama dengan NU lantas mengakui dirinya sebagai warga NU, ya tahlil ya solawatan semisal, tapi secara harokah, tidak sejalan dengan gerakan NU. Dalam artian menurut saya amaliyah saja atau ubudiyah saja tidak cukup disebut Ahlussunnah Waljama’ah Annahdhiyah atau NU tapi secara Harokah, nasionalisme atau kebangsaan tetap menjadi sesuatu yg penting bagi ideologi ke NUan”

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *